Home / Topik / Jejak Kaki-Kaki

Jejak Kaki-Kaki

4

Lantunan agung telah rampung
petang sempurna tergulung
remang-remang seri meregang bayang-bayang
mendahului gerak tapak kaki bagai mengambang
ke mana orang-orang?
tidakkah kamu menyadari mereka pergi
satu persatu tanpa permisi
meninggalkanmu yang terhenyak sejenak

mereka yang pernah satu barisan
satu naungan
satu ikatan
seperjalanan
datang dan pulang demi bersembahyang
semenjak hijau hingga putih tak berbilang
malam ini aku berjalan seorang diri
masih bertumpu dua kaki
menunggu diiringi berapa pasang sandal nanti

apa kita kelak saling mencari:
“ke mana kawanku yang dahulu bersama-sama
menuju rumahNya dengan doa berbeda-beda”
aku jua akan berkata:
“pertemukanlah dengan mereka
dengan tanpa seteru dan saling murka
di tempat kami pernah duduk di musala
mengenal satu sama lain meletakkan angkara”

Bogor, 21 Oktober 2025

Penulis

  • Wijatmoko Bintoro S

    Wijatmoko berasal dari Magelang yang merantau dan menjadi penduduk Tanjung Priok, Jakarta Utara. Wijatmoko telah membuahkan sepuluh buku karya tunggal bergenre prosa, puisi, dan pantun. Beberapa tulisannya sempat tersimpan di sebuah blog pribadinya yang gagal dimasuki karena dia kehilangan kuncinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Kategori

Antologi KompaK’O

Random image