Home / Fiksi / Puisi / Ambang Batas Sikap

Ambang Batas Sikap

Ambang Batas Sikap
2

setelah diguyur problematika berkali-kali,
aku melihat ruang nadi berdenyut tak beraturan
seperti gemuruh berkecamuk dengan cekam,
raga merasakan gemetar hingga ke dada

segala kemelut di masa lalu t’lah kutalar jelas
menyerupai tombak-tombak menusuk badan
menjadi bayangan luka yang tak terlupa
dimana darah terdidih lagi oleh realita

bukankah pagar itu tak indah lagi?
manakala tercabut paku meninggalkan lubang
membuat jejak yang tak dapat dihapuskan
senyum tersekat oleh kecerobohan perasaan

hitam dan putihnya murad t’lah tercampur menjadi abu-abu
bermukim menarik langkah antara benar dan salah
hingga tangan lemah ‘tuk menggenggam
diri manakah yang benar-benar sejati?

Cimahi, 6 Mei 2025

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Kategori

Antologi KompaK’O

Random image