kau serupa hening yang menyimpan kesumat tanpa penawar
darimu kata-kata menjadi jarum berbisa
menusuk dan mematikan di waktu yang sama
aku lah boneka bodoh yang memeluk luka berkali-kali
harga diri sudah kupaksa tidur sejak lama di peti berdebu bernama hati
memenjara diri di bawah kaki
yang dulu mengajakku berdansa di antara lily
aku memujamu dengan ketololan sempurna
terlalu sibuk membantumu memberiku hidup yang mati
sampai-sampai tak menemukan diriku di mana pun
“itu tugas atas nama cinta.” kau berdalih
aku menyebutnya patriarki
Gresik, 16 Mei 2025 18.33











