“Makan apelnya. Apelnya manis,” kata penyihir tua itu.
Gadis muda itu memakan apel itu. Dia memelototi si penyihir dengan menantang dan berteriak.
“Serang!”
Dari hutan, tujuh bayangan kecil menerkam penyihir jahat itu. Serangannya ganas dan hampir berakibat fatal. Gadis muda itu memberi isyarat, dan bayangan-bayangan itu menghilang.
Dia mendekat dan melempar apel itu.
“Sekarang kamu tahu siapa penyihir terbesar di hutan.”
8 Agustus 2025











