Beranda / Fiksi / Puisi / Di Malam yang Membeku

Di Malam yang Membeku

Di Malam yang Membeku

Malam dingin membeku
Tubuh menjadi kaku
Tulang-tulang terasa ngilu
Lidah seketika berubah kelu
Dan mulut pun seperti bisu

Darah seolah berhenti mengalir
Kepala seakan-akan berhenti berpikir
Pandangan gelap semacam tertutup tabir
Tarikan napas seperti akan segera berakhir

Hanya detak jantung masih terasa
Suara getaran lembut dalam dada yang setia membisikkan kata-kata cinta untuk Kekasih yang cinta-Nya lebih besar dari alam raya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *