Malam datang menabur kelam
Bulan diam berselubung awan hitam,
Dunia berubah sepi laksana taman ditinggal kembang-kembang bermekaran
Dari ufuk timur, fajar datang membelah kelam
Matahari berseri memberi warna pagi
Sekuntum mawar merah jambu mekar berseri di ujung pagar menebar aroma semerbak mewangi
Setetes embun jatuh berderai di atas kelopaknya yang hampir terkulai
Berbisik perlahan, “Jangan bercerai dengan harapan yang belum selesai.”
Wahai jiwa yang dilanda nestapa
Jangan berserah pada kecewa
Tetaplah berjalan biar perlahan
Melangkah setapak dengan kesabaran
Karena dibalik kabut kehidupan
Menanti fajar membawa harapan
Selagi nafas masih bernyawa
Selagi fajar masih bercahaya
Tanamlah harapan dengan sejuta keyakinan






