Sebuah bintang jatuh dari langit di dekat istana Raja, meramalkan kematian baginda yang akan segera terjadi. Rakyat khawatir dan sedih. Musuh-musuhnya pasti ingin menyerang kerajaan yang lemah karena ditinggal rajanya.
Raja menghadapi ramalan itu dan meminta pengrajin perhiasannya untuk membuat mahkota dari bahan yang ditemukan di meteorit tersebut.
Dia berbicara kepada rakyatnya dalam sebuah upacara yang dihadiri semua orang.
“Aku dipilih oleh Tuhan. Bintang itu adalah anugerah keberuntungan,” katanya menantang, lalu mengenakan mahkota barunya, yang bersinar dengan rona kehijauan yang aneh.
Beberapa hari kemudian, Raja meninggal.
Meteorit itu bersifat radioaktif.
3 Agustus 2025











