Karya Wijatmoko Bintoro Sambodo
Kalender bersalin bilangan angka
jam dinding berdetak dengan bijak
dan malam mencengkeram degub dada berdegam
berkata tanpa suara
bertanya tanpa perlu kalian mengangkat telunjuk
berapa lama kita bersama-sama
seerat ini tanpa syarat tanpa sekerat roti
kita tidak asing dengan seteru
lain kutub lain arah mata angin
tidak juga rupa-rupa ingin
kita pernah bertukar bantah
nada yang tak seirama
tetapi kini kita berada pada titik ini
jarak dan ruang bukan pemisah hakiki
karena sekali lagi
tanpa
tendensi
ada harga yang melebihi kadar nilai jual beli
persahabatan kita bangun menghabiskan bilangan hari
Bogor, 25 Juli 2025 (23.48)
Cinta tanpa Sayap
Oleh Wijatmoko Bintoro S
Tidak ada komentar
27 Oktober 2025 10:00

Previous Article
Next Article

Kotak Perenggut Nyawa
Kehidupan Kristen: Ingin Doa Dijawab Tuhan? Hanya Diucapkan Saja Belum Cukup!
Wijatmoko berasal dari Magelang yang merantau dan menjadi penduduk Tanjung Priok, Jakarta Utara. Wijatmoko telah membuahkan sepuluh buku karya tunggal bergenre prosa, puisi, dan pantun. Beberapa tulisannya sempat tersimpan di sebuah blog pribadinya yang gagal dimasuki karena dia kehilangan kuncinya.






