Berapa lama engkau menanggung beban dan cedera?
waktu ialah obat mujarab manusia
sampai-sampai bekas lukamu juga tak lagi berasa
tidakkah kini kau dapat tergelak?
atau jikalau ditekan dogma, kita masih bisa tertawa
terkekeh sendiri seperti orang gila
mengapa belum percaya
puisi ini ikut serta digamit masa
mereka berdua kawan setia
anggap berlama-lama di dunia
andai kata aku menjadi puisi
ku mau andil menarik garis senyum di bibirmu itu
ketika sendu, ketika jemu, ketika buntu
kita beradu.
Bogor, 30 Oktober 2025
-
Wijatmoko berasal dari Magelang yang merantau dan menjadi penduduk Tanjung Priok, Jakarta Utara. Wijatmoko telah membuahkan sepuluh buku karya tunggal bergenre prosa, puisi, dan pantun. Beberapa tulisannya sempat tersimpan di sebuah blog pribadinya yang gagal dimasuki karena dia kehilangan kuncinya.
Wijatmoko berasal dari Magelang yang merantau dan menjadi penduduk Tanjung Priok, Jakarta Utara. Wijatmoko telah membuahkan sepuluh buku karya tunggal bergenre prosa, puisi, dan pantun. Beberapa tulisannya sempat tersimpan di sebuah blog pribadinya yang gagal dimasuki karena dia kehilangan kuncinya.