Home / Fiksi / Puisi / Puisi dan Kawan Setia

Puisi dan Kawan Setia

Puisi

Berapa lama engkau menanggung beban dan cedera?
waktu ialah obat mujarab manusia
sampai-sampai bekas lukamu juga tak lagi berasa
tidakkah kini kau dapat tergelak?
atau jikalau ditekan dogma, kita masih bisa tertawa
terkekeh sendiri seperti orang gila

mengapa belum percaya
puisi ini ikut serta digamit masa
mereka berdua kawan setia
anggap berlama-lama di dunia

andai kata aku menjadi puisi
ku mau andil menarik garis senyum di bibirmu itu
ketika sendu, ketika jemu, ketika buntu
kita beradu.

Bogor, 30 Oktober 2025

Penulis

  • Wijatmoko Bintoro S

    Wijatmoko berasal dari Magelang yang merantau dan menjadi penduduk Tanjung Priok, Jakarta Utara. Wijatmoko telah membuahkan sepuluh buku karya tunggal bergenre prosa, puisi, dan pantun. Beberapa tulisannya sempat tersimpan di sebuah blog pribadinya yang gagal dimasuki karena dia kehilangan kuncinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Kategori

Terkini

Bab 13. Serangan (Part 1)

Bab 13. Serangan (Part 1)

Pintu

Pintu

Menjadi Penulis: 6 Aturan untuk Sukses dalam Menulis

Menjadi Penulis: 6 Aturan untuk Sukses dalam Menulis

Untuk Mati

Untuk Mati

Cinta Kedua & Terakhir

Cinta Kedua & Terakhir

Antologi KompaK’O

Random image