Beranda / Fiksi / Novel / Ananta Kama

Ananta Kama

Ananta Kama
This entry is part 1 of 33 in the series Ananta Kama

Ketenangan Tantri kembali terusik ketika Bhaskoro tiba-tiba muncul bersama seorang arkeolog dari Negeri Jiran. Bhaskoro meminta Tantri menemani Mahira selama perjalanan eksplorasi. Mahira bukan hanya cantik, tapi sekaligus cerdas dan mewakili pemikiran modern tentang situs-situs bersejarah.

Banyak hal baru yang ditemui sepanjang eksplorasi, bukan cuma soal bebatuan dan relief, patung dan penjaga keserasian semesta, tapi juga sastra yang tersirat dalam setiap ukirannya menceritakan tentang cinta yang tak terbatas.

Setiap relief pada padas dan batu candi memiliki kisah masing-masing. Arca Buddharupa,  Shiwa, ataupun Ganesha, adalah penggambaran Ananta Kama.

Meski Tantri sudah menutup kisah tentang Bhaskoro, tapi kedekatan dan keakraban laki-laki itu bersama Ayesha selama melakukan eksplorasi berhasil membangkitkan kembali debar tak rela di hati Tantri.

Tantri sempat meradang, berniat mengundurkan diri dari eksplorasi.  Bhaskoro berusaha meyakinkan berulang bahwa dia tidak mungkin menaruh hati pada Ayesha. Tapi bagaimana dengan Ayesha sendiri? Sejak awal perempuan itu menunjukkan sikap yang berbeda terhadap Bhaskoro.

Ananta Kama

. Situs Dipan, Sebuah Awal Peradaban di Lereng Manoreh

Penulis

  • Perempuan senja yang hobi nulis dan traveling untuk mencari inspirasi.

    Perempuan senja yang hobi nulis dan traveling untuk mencari inspirasi. Penulis Historical Fiction, Travel love, dan Misteri. Untuk mengenal lebih jauh ikuti FB : tari abdullahdua

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *