Beranda / Genre / Sastra / Pintu

Pintu

Mencintaimu dengan Cara yang Paling Malu
This entry is part 9 of 9 in the series Mencintaimu dengan Cara yang Paling Malu

di pintuku aku merutuk
aku tak jera terkaing


di pintumu aku mengetuk
aku tak bisa berpaling


di pintunya, aku, cuma bisa merajuk
dalam hening yang kian enggan menggeming

Mencintaimu dengan Cara yang Paling Malu

Apa yang Paling Kuyup dari Hujan?

Penulis

  • Ahmad Maulana S

    Ahmad Maulana S, lahir di Jakarta.

    Sejak kecil ia terbiasa bertualang. Lulus SMU langsung singgah di sebuah madrasah/sekolah sebagai guru, dilanjutkan dengan menjadi pekerja bengkel, pramuniaga, kuli bangunan, pedagang ayam setan, tukang pasang tenda, pengelola pabrik bulu mata palsu, pemilik lapak barang rongsok, penulis buku puisi dan buku serial pendidikan anak, ghost writer, publisher novel-novel motivasi serta pernah menyelenggarakan kelas fiksi berbayar berbasis online lintas negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *