This entry is part 9 of 9 in the series Mencintaimu dengan Cara yang Paling Malu
di pintuku aku merutuk
aku tak jera terkaing
di pintumu aku mengetuk
aku tak bisa berpaling
di pintunya, aku, cuma bisa merajuk
dalam hening yang kian enggan menggeming
Mencintaimu dengan Cara yang Paling Malu
Apa yang Paling Kuyup dari Hujan?Penulis
-
Ahmad Maulana S, lahir di Jakarta.
Sejak kecil ia terbiasa bertualang. Lulus SMU langsung singgah di sebuah madrasah/sekolah sebagai guru, dilanjutkan dengan menjadi pekerja bengkel, pramuniaga, kuli bangunan, pedagang ayam setan, tukang pasang tenda, pengelola pabrik bulu mata palsu, pemilik lapak barang rongsok, penulis buku puisi dan buku serial pendidikan anak, ghost writer, publisher novel-novel motivasi serta pernah menyelenggarakan kelas fiksi berbayar berbasis online lintas negara.









