Beranda / Fiksi / Puisi / HampaFiksiPuisiHampaOleh Mas Sam Tidak ada komentar5 Maret 2026 14:00 Rembulan hilang Ditelan raksasa nan garang Orang-orang meradang Rembulan pergiMeninggalkanku dalam sepiHampa terasa dalam sanubariKapan rembulan akan kembaliSementara malam masih panjangSiapa yang akan menghibur hati? Jkt, 040326 Penulis Mas Sam Seorang guru yang hobi baca dan suka nulis. Menamatkan pendidikan di IKIP Negeri Yogyakarta dan berprofesi sebagai guru sejak 1996 sampai sekarang. Tulisannya dapat dibaca di platform kompasiana.com dan opinia.id. Share ArticlePrevious ArticlePutri Pewaris Mafia: Bab 11Next ArticleKehidupan Kristen: Bukan Masalah Simbolnya, Makna Salib Jauh Lebih BesarMas SamSeorang guru yang hobi baca dan suka nulis. Menamatkan pendidikan di IKIP Negeri Yogyakarta dan berprofesi sebagai guru sejak 1996 sampai sekarang. Tulisannya dapat dibaca di platform kompasiana.com dan opinia.id. Related Posts Vampirisme 13 Oktober 2026 Sunyi (2) 3 Oktober 2026 Hai 3 Oktober 2026 Tinggalkan Balasan Batalkan balasanAlamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *KomentarNama * Email * Situs Web Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya.
2Kehidupan Kristen: Berkat & Jawaban Tuhan Mungkin Tak Selalu Instan, Tetap Dia Berikan!3 Oktober 2026