Beranda / Genre / Cerita Anak / Ibu ke Mana?

Ibu ke Mana?

Ibu ke Mana

“Ibuuu! Dede pulang,” seruku sore itu sepulang bermain.

“Iya, tapi salamnya mana, ya?” tanya Ibu.

” Oh, iya. Assalamualaikum,” salamku kemudian.

Ibu tersenyum.

…..

“Ibuuu! Dede pulang,” seruku sepulang mengaji.

“Eh, assalamualaikum,” kataku kemudian.

“Waalaikumsalam,” Ibu tertawa melihatku.

…..

Tapi…

“Ibuuu! Dede pulang,” seruku seperti biasa.

Tapi sepi amat.  Tak ada sambutan ataupun jawaban.

“Ibuuu? ” Aku mengeraskan suaraku sedikit.

“Teteeeh! Ibu ke mana?” aku berlari ke kamar kakakku.

Kamarnya kosong.

“Ibuuu!”

Aku ke dapur, kamar mandi, dan teras depan. Tapi ibu tidak ada.

Rumah terasa diam. Sepi. Kosong. Dingin.

Aku mulai merasa gelisah. Mata ini terasa hangat. Entah kenapa, badanku rasanya dingin.

Ibu ke mana?

Aku terbayang senyuman ibu setiap menyambutku. Tawa kecilnya ketika melihatku pulang ke rumah. Bahkan pelukan hangatnya tiba-tiba sangat kurindukan.

Ibu ke mana?

Ya, Allah! Aku mau Ibu.

Segala tanya ada di hatiku.

Ibu marahkah?

Kemarin aku susah disuruh mandi atau karena aku main seharian?

Atau ibu kesal karena aku tidak mau membereskan mainan?

Aduh! ibu ke mana?

Aku terus mondar mandir. Semua pintu aku buka, tapi Ibu tetap tidak ada.

Aku hampir menangis ketika dari kejauhan suara motor Ibu terdengar.

Yeeey!

Benar saja. Itu ibuku.

“Ibuuu!”

Aku berlari menyambut ibu.

“Kenapa sayang?”

Ibu memelukku dan mengelus kepalaku.

“Ibu ke mana?” Aku memeluk ibu erat-erat.

“Maaf, ya. Tadi ibu ada perlu sebentar, ” kata Ibu.

“Dede hebat, kan? Berani sendiri di rumah, ya?” kata Ibu sambil tersenyum lembut.

“Tapi Ibu jangan pergi lagi.” Aku masih memeluk ibu.

Ibu hanya tersenyum.

Ternyata rumah tanpa Ibu tidak sama..

Aku baru sadar aku sayang Ibu.

Penulis

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *