Home / Genre / Misteri / Tengkorak Ulang Tahun

Tengkorak Ulang Tahun

Tengkorak Ulang Tahun

Saat matahari terbenam menjelang ulang tahunnya yang ke-18, Vindy duduk sendirian di kamarnya, menatap tiga foto berbingkai di mejanya. Semua saudara kandungnya telah pergi terlalu cepat. Dia ingat perjanjian yang dia buat dengan Syauki si Tengkorak Ulang Tahun, setahun yang lalu, ketika Syauki menghidupkannya kembali setelah dia overdosis sendirian di pondok. Dia berjanji untuk melakukan apa pun yang diminta Syauki, asalkan Syauki menyelamatkan saudara-saudaranya dari nasib yang sama.

Namun sekarang, dia tidak bisa tidak bertanya-tanya apakah dia telah membuat kesalahan. Dia telah mendengar bisikan tentang sifat asli Syauki, makhluk kegelapan yang memakan jiwa-jiwa muda dan tak berdosa di hari ulang tahun mereka. Ketika jam terus berdetik mendekati tengah malam, Vindy tahu apa yang harus dia lakukan. Dia mengumpulkan keberaniannya dan keluar ke malam hari, bertekad untuk mengakhiri siklus kematian dan penderitaan ini.

Dia menemukan Syauki menunggunya di pemakaman, jari-jari tulangnya berkedut karena gembira.

“Aku di sini untuk melanggar perjanjian itu,” kata Vindy, suaranya bergetar karena takut.

Syauki tertawa cekikikan, yang menggema di antara batu-batu nisan.

“Sudah terlambat untuk itu, Nak. Saudara dan saudarimu sudah menjadi milikku. Dan sekarang, giliranmu.”

Namun Vindy bukanlah orang yang mudah menyerah. Dia telah menghabiskan setahun lalu mempelajari ilmu hitam, bertekad untuk melindungi dirinya sendiri dan orang-orang yang dicintainya. Dan ketika Syauki menerjang ke arahnya, dia tetap berdiri tegak, melepaskan mantra kuat yang membuatnya jatuh ke tanah.

Ketika Syauki merintih kesakitan, Vindy mendekatinya, matanya menyala dengan tekad yang kuat.

“Aku tidak akan membiarkanmu menyakiti orang lain lagi,” geramnya, sambil mengeluarkan belati dan mengarahkannya ke jantungnya.

Tapi ketika dia menusukkan belati ke dada kerangka Syauki, rasa sakit yang menyengat menusuk jantungnya sendiri seolah-olah dia telah menusuk dirinya sendiri.

Pada saat itu, Vindy menyadari apa yang sebenarnya terjadi. Syauki telah menipunya, menggunakan cintanya kepada saudara-saudaranya sebagai senjata melawannya.

Ketika dia menggelepar sekarat di tanah, pikiran terakhirnya dipenuhi penyesalan dan keputusasaan. Dia telah menjadi korban nasib yang sama seperti saudara-saudaranya dan kejahatan iblis Tengkorak Ulang Tahun akan terus merenggut lebih banyak tumbal tak berdosa setiap tahunnya.


13 Desember 2025

Penulis

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Kategori

Terkini

Ibu ke Mana?

Ibu ke Mana?

Cinta Kedua & Terakhir: Bab 59

Cinta Kedua & Terakhir: Bab 59

Diam

Diam

Bab 13. Serangan (Part 2)

Bab 13. Serangan (Part 2)

Cinde Lara: Bab 27

Cinde Lara: Bab 27

Antologi KompaK’O

Random image