Home / Topik / Agama / Kehidupan Kristen: Masalah Selalu Ada, namun Ingat, Tuhan Juga Ada di Sana!

Kehidupan Kristen: Masalah Selalu Ada, namun Ingat, Tuhan Juga Ada di Sana!

Kehidupan Kristen 20260126
4

Apakah Anda sering berdoa dan meminta kepada Tuhan agar semua yang dilakukan atau direncanakan berjalan mulus-mulus saja dan terjadi sesuai harapan? Hari yang baik, cuaca cerah, dijauhkan dari kesulitan, selalu beruntung dan sebagainya. Tentu saja semua itu boleh dilakukan dan lumrah adanya, akan tetapi, bagaimana jika yang terjadi sebaliknya?

  1. Tuhan tidak pernah berjanji jika hari akan selalu baik, cuaca akan selalu cerah, kesulitan takkan pernah ada, ketidakberuntungan takkan terjadi. Akan tetapi Dia berjanji akan selalu menjaga, menyertai dan mendampingi. Sebagai contoh, ada seorang kerabat selalu ogah keluar jika hari hujan. Apa saja inginnya dibatalkan dengan alasan nanti begini, nanti begitu. Sebutkan saja kemungkinan-kemungkinan terburuk; nanti basah, nanti sakit, jalan-jalan banjir, bisa macet, terlambat dan masih banyak lagi. Akan tetapi saya lebih memilih tetap pergi kerja walaupun hujan. Semua kemungkinan yang disebutkannya masih mungkin terjadi. Bedanya, saya minta doa agar Tuhan menyertai. Semua bisa berbeda! Basah masih mungkin, namun saya membawa payung hingga pakaian ganti. Sakit? Ora et labora, berdoa saja agar dijauhkan serta jangan lupa hati-hati selalu jaga kesehatan. Banjir? Selama masih bisa dilalui, mengapa tidak? Yang terpenting dengan penyertaan Tuhan, saya berhasil tiba dengan selamat.
  2. Dalam Perjanjian Lama, tokoh-tokoh Alkitab kenamaan seperti Musa, Daud, Ayub hingga para nabi selalu dilanda masalah. Mereka bukannya jahat, mereka juga gak lupa berdoa, bukan juga sedang jauh dari Tuhan. Tuhan mengizinkan masalah berat bertubi-tubi datang menimpa; mulai dari raja Mesir yang tidak mengizinkan Musa membawa kaumnya keluar dari tanah Mesir, Daud yang diburu Saul, Ayub yang habis-habisan kehilangan anak hingga segala harta benda, hingga nabi-nabi harus bekerja keras menyadarkan kembali para keturunan Yakub yang menyembah allah-allah lain, semakin jauh dari Tuhan Allah. Tuhan mengizinkan adanya rintangan, namun Dia juga menjadi perisai bagi kita yang berani menghadapi rintangan itu. Bukan tiada lawan menyerbu, mereka akan selalu ada. Beda hasil dan rasa jika kita ngotot berusaha sendiri dengan jika kita mengandalkan Tuhan. Dialah Benteng yang Teguh, Tempat Berlindung dari badai dan arus dunia.
  3. Ketiadaan masalah memang nyaman, sebuah comfort zone, ibarat laut berombak tenang, damai sejahtera, namun dapat membuat kita terlena. Sering terjadi ombak/gelombang masalah besar setelah keadaan ‘baik-baik saja’, hal gak terduga bahkan mengejutkan. Misalnya rumah seorang kaya-raya yang biasanya sehari-hari tampak aman-aman saja, dadakan kemasukan pihak tak diundang. Sang pemilik barangkali memercayakan keamanan sepenuhnya pada petugas-petugas jaga, pagar-pagar menjulang tinggi hingga CCTV 24 jam. Hingga entah mengapa satu dari sekian fasilitas itu tak berfungsi dengan semestinya hingga terjadi hal tak diinginkan. Tuhan kita berbeda, Dia selalu dapat diandalkan walaupun gak kelihatan.

Masalah yang setiap hari ada walau diselesaikan akan selalu muncul/ada lagi, hendaklah kita tidak jadi fed up atau burn out. Jika kita hanya mengandalkan diri atau sesama, belum tentu masalah akan selesai. Andalkanlah Tuhan, meskipun respons-Nya lama, gak kelihatan, samar-samar atau jauh. Andai Tuhan punya aplikasi WA, setiap huruf dan kata dalam doa kita tercantum di-WA-Nya, centang biru dua. Kita sering merasa ter-pending, namun suplai berkat-Nya berupa udara yang kita hirup tidak pernah ter-pending. Setiap embus-hela napas adalah bantuan pertama, first aid dari-Nya. Setiap detik yang masih diizinkan-Nya adalah kesempatan baru mencari dan menemukan solusi.

Semoga bermanfaat dan Tuhan Yesus memberkati.


Tangerang, 23-26 Januari 2026

Penulis

  • Wiselovehope

    Wiselovehope adalah nama pena Julie D. (juga akrab disapa dengan nama Kak Jul) kelahiran Jakarta, 30 Juli.

    Ibu dua putra dan karyawati swasta yang sedari dini suka membaca dan mengoleksi buku. Juga berkarya sebagai seorang desainer komunikasi visual.

    Bersama beberapa rekan penulis, Kak Jul mendirikan Komunitas PenA dan KomPak’O (Komunitas PenA Kompasianers dan Opinians) sebagai sarana berkomunikasi dan edukasi bagi sesama penulis pemula.

    Beberapa karya tulis populernya adalah The Prince & I: Sang Pangeran & Aku, trilogi novel romansa misteri Cursed: Kutukan Kembar Tampan (Pimedia Publishing, 2021-2022), Cinta Terakhir Sang Bangsawan (Bookies Literasi, 2023) dan Antologi Komunitas PenA & KomPak’O: Risalah Rindu, 1001 Kata Hati: Sebuah Aksara Semiloka, Cyan Magenta, Lelaki yang Menjinakkan Naga, My One & Only, Ini Puisi?

    Instagram: @wiselovehope
    Situs link karya: linktr.ee/wiselovehope
    Facebook: facebook.com/wiselovehope.wiselovehope

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Kategori

Terkini

Kehidupan Kristen: Kesabaran Akan Berbuah Berkat, Cepat atau Lambat!

Kehidupan Kristen: Kesabaran Akan Berbuah Berkat, Cepat atau Lambat!

Secangkir Kopi

Secangkir Kopi

Eyang

Eyang

Rusi yang Sombong

Rusi yang Sombong

Cinta Kedua & Terakhir: Bab 44

Cinta Kedua & Terakhir: Bab 44

Antologi KompaK’O

Random image