Beranda / Fiksi / Puisi / Kopi Pahit dan Hidupku yang Ajaib

Kopi Pahit dan Hidupku yang Ajaib

1

Kopi pahit kusentuh
Kuminum selagi dingin
Kopi panas? Tidak butuh
Harus masak dulu. Aku terlampau ingin

Kopi pahit kuminum
Sekilas hidupku yang ajaib diputar
Kucing liar di kepala tersenyum
Kulihat dia pada cermin dan kepala mulai berputar

Memberanikan diri menulis kembali
Bukan perkara mudah
Ini bukan tentang kehidupan yang abadi
Ini bagaimana aku menangani resah

Hidupku ajaib, silau, panas
Tidak ada pelangi, hanya debu
Penjual ikan cupang, juga plastik bertuliskan angka lima belas
Ingin rasa membelinya, tapi jika mati, dosa sekali: aku

Bukan aku tidak bersyukur
Hidupku ini penuh kebahagiaan, aku tahu
Dan kenapa pula uang yang membuatku kufur?
Padahal aku sudah berjuang, kau tahu?

Kopi pahit ini terasa manis
Dengan kondisi hidup diterpa sinis
Aku tahu, aku hanyalah renjis
Namun, bisakah hidup jangan terlampau sadis?

Tangerang, 25 Juni 2025

Penulis

  • Achmad Aditya Avery

    lahir di Binong, Tangerang. Pertama kali menulis di blog ketika lulus dari SMA tahun 2011. Buku solo yang sudah terbit di antaranya: Kumpulan Puisi Anggap Saja Kucing Liar (2017); Tentang Sepi, Posesif, dan Pikiran Kotorku (2019); Aku Kenapa? (2019); Abstrave (2023); Novel Maukah Kamu Menulis Denganku? (2024); Hilang Cahaya (2025). Telah menulis lebih dari seribu puisi dan karya lainnya.

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *