Home / Topik / Lifestyle / Tips Penulis:  5 Cara Singkat Mengatasi Layar Blank

Tips Penulis:  5 Cara Singkat Mengatasi Layar Blank

Tips Penulis 20250805 (Liputan 6)
1

Meskipun kita adalah orang-orang yang kreatif, namun terkadang kita kekurangan inspirasi. Menatap layar blank (layar ponsel atau layar laptop) saat hendak menulis artikel tapi kosong ide dapat diatasi dengan beberapa cara.

1. Jalan-jalan

Terbukti secara ilmiah membantu berpikir dan menjadi kreatif.

Menurut salah satu eksperimen, seseorang yang berjalan di dalam ruangan, entah di atas treadmill di ruangan yang menghadap dinding kosong atau berjalan di luar ruangan dengan udara segar, menghasilkan respons kreatif dua kali lebih banyak dibandingkan dengan orang yang duduk.

Studi tersebut juga menemukan bahwa kreativitas terus mengalir bahkan ketika seseorang duduk kembali setelah berjalan-jalan.

2. Ngopi

Dari sudut pandang ilmiah, kreativitas adalah kemampuan untuk memikirkan sesuatu yang orisinal dari hubungan yang dibuat antara ide-ide yang sudah ada sebelumnya di otak. Koneksi ini dikendalikan oleh neurotransmiter seperti adenosin, yang memperingatkan otak ketika kehabisan energi dan bereaksi dengan memperlambat koneksi yang dibuat antar neuron dengan mengikat reseptor adenosin. Adenosin berfungsi sebagai monitor status baterai otak. Saat tingkat energi rendah, adenosin memperingatkan otak dan mulai memperlambat fungsi otak.

Inilah sebabnya mengapa setelah beberapa jam bekerja keras, kita mulai merasa lelah, seperti otak kehabisan energi.

Setiap peminum kopi pasti akrab dengan perasaan setelah meminum secangkir kopi yang nikmat.

Saya tahu setelah saya minum latte atau espresso, saya merasa lebih fokus. Jika saya sedang ngobrol dengan seseorang, kata-kata seolah mengalir tanpa jeda. Jika saya sedang menulis, jari saya tidak pernah berhenti mengetik.

Hal ini terjadi karena kafein memblokir reseptor adenosin, mencegah adenosin mengikat reseptornya, dan menipu otak kamu untuk berpikir bahwa kamu memiliki banyak energi.

3. Mengalir saja

Dari gerakan surealis di Spanyol, tetapi didasarkan pada premis bahwa otak sadar kita sebenarnya menghalangi apa yang ingin kita katakan. Mundur dan mulailah menulis, apa saja.

4. Merenung alias berkhayal atau meditasi

Saya rasa hal ini tidak memerlukan banyak penjelasan. Selama meditasi, biarkan pikiran mengalir dengan bebas sambil menyimpan dengan secara sadar kebutuhan kamu di latar belakang. Kamu mungkin terkejut dengan ide apa yang muncul, sama seperti dengan teknik menulis automatis di atas.

5. Temukan sendiri cara yang cocok bagimu untuk mendapatkan inspirasi

Tidak setiap orang mempunyai cara yang serupa untuk menggali ide dan menangkap inspirasi. Ad yang dengan merenung di jamban—yang seorang teman penulis menyebutnya sebagai ‘bilik merenung’. Ada yang dengan menatap ikan berenang di kolam tetangga. Ada yang memilih tidur di pos ronda. Ada yang pergi menangkap belut, nongkrong di pasar tradisional, mendengar musik, nonton drakor, dan sebagainya.

Intinya, inspirasi ada di mana saja dan bisa datang dari segala penjuru angin.

Kita semua terjebak dalam kebuntuan kreatif dari waktu ke waktu. Ini wajar. Jangan menyalahkan diri sendiri mengenai hal ini, tetapi gunakanlah sebagai alasan untuk mencoba sesuatu yang berbeda!

Cikarang, 11 Januari 2024

Penulis

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Kategori

Terkini

Cinta Kedua & Terakhir: Bab 58

Cinta Kedua & Terakhir: Bab 58

Tegar

Tegar

Menjadi Penulis: Menghindari Membuang Waktu Percuma

Menjadi Penulis: Menghindari Membuang Waktu Percuma

31. Ancaman

31. Ancaman

Terbangun Tengah Malam

Terbangun Tengah Malam

Antologi KompaK’O

Random image