Dari: shaela07@hayoo.com
Subjek: Kwitansi No. 2507
<Dikirim 18 Mei 2015, 14:11>
Kepada: wisnubudi@budiburger.com
Kepada Yth.:
Ketika saya mampir ke restoran Anda untuk memesan makanan untuk dibawa pulang sore ini, saya rasa hari saya tidak akan lebih buruk lagi.
Saya salah.
Saya diberitahu selama berminggu-minggu bahwa saya harus mencoba salah satu burger keju Anda yang terkenal. Teman saya mengoceh, “Ini akan mengubah hidupmu!”
Dengan berat hati, saya harus memberi tahu Anda bahwa burger keju Anda TIDAK mengubah hidup saya sama sekali, hanya menambah tumpukan kekecewaan yang telah menghantui hari Senin saya.
Pesanan saya dingin, tidak sesuai pesanan, dan diberikan oleh seorang karyawan yang—sejujurnya—sangat kasar.
Apa yang saya harapkan dapat memberi saya dorongan yang sangat saya butuhkan justru meninggalkan rasa tidak enak di mulut, baik secara kiasan maupun harfiah, ketika saya menggigit beberapa bawang bombai yang sudah saya minta untuk dihilangkan.
Saya tidak akan kembali ke restoran Anda, dan saya mendorong Anda untuk melakukan yang lebih baik di masa mendatang jika Anda ingin mempertahankan pelanggan Anda.
Dengan hormat,
Shaela Luhurpitu
***
Dari: wisnubudi@budiburger.com
Perihal: Kwitansi No. 2507
<Dikirim 18 Mei 2015, 21:37>
Kepada: shaela07@hayoo.com
Yang terhormat Ibu Shaela Luhurpitu,
Saya turut prihatin mendengar Anda mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan di Budi Burger dan lebih menyesal lagi mendengar Anda mengalami hari yang berat.
Saya sungguh menyesal bahwa kami telah menambah stres dan kekecewaan Anda.
Jika Anda berkenan mampir ke restoran ini suatu hari di minggu ini, saya akan dengan senang hati mengembalikan uang Anda sepenuhnya. Saya juga ingin sekali membuatkan burger pengganti gratis untuk Anda, dan kami berharap dapat meyakinkan Anda kembali sebagai pelanggan di masa mendatang.
Terima kasih atas waktu dan masukan Anda, dan kami berharap dapat segera bertemu Anda kembali.
Salam Hormat,
Budi Wisnu
Owner/Operator
***
Dari: wisnubudi@budiburger.com
Subjek: Hai
<Dikirim 26 Mei 2015, 09.09>
Kepada: shaela07@hayoo.com
Ibu Shaela Luhurpitu,
Semoga saya tidak berlebihan, tetapi saya ingin memberi tahu Anda bahwa saya sangat senang bertemu Anda minggu lalu dan mengobrol dengan Anda sambil menikmati seporsi kentang goreng itu. Saya belum pernah bertemu orang lain yang memakannya dengan saus tomat dan cuka seperti saya.
Semoga Anda menikmati cheeseburger seperti yang Anda katakan. Dan, dengan risiko terdengar terlalu agresif, saya sungguh-sungguh berharap dapat bertemu Anda lagi suatu saat nanti.
Budi
***
Dari: shaela07@hayoo.com
Re: Hai
<Dikirim 26 Mei 2015, 12:11 siang>
Kepada: wisnubudi@budiburger.com
Hai Budi,
Panggil aku Shaela, tanpa embel-embel.
Aku ingin sekali mengirim email kepadamu begitu aku meninggalkan restoran tadi malam, tapi aku tak kuasa menahan rasa malu karena mengirim email menyebalkan itu.
Hari itu benar-benar buruk, dan aku langsung memanfaatkan kesempatan untuk melampiaskan kekesalanku, sama sekali tidak peka terhadap kenyataan bahwa akan ada orang sungguhan di balik kata-kataku yang kasar.
Aku tahu aku sudah mengatakan ini beberapa kali kemarin, tapi… aku minta maaf. Serius.
Terima kasih sudah begitu baik dan ramah kepadaku.
Aku tidak tahu apa lagi yang bisa kulakukan untuk memperbaikinya, tapi aku berjanji akan berusaha membalasnya kepada seseorang yang membutuhkan kebaikan yang tak selayaknya kuterima jika aku punya kesempatan.
Dan, ya, burgernya benar-benar maknyus.
Dengan risiko terdengar terlalu agresif, kalau kamuingin mencoba masakan yang berbeda (meskipun tidak lebih baik—mustahil!), aku tahu restoran Sunda kecil yang enak di pusat kota. Itu favoritku. Ya, dulu.
Hormatku,
Shaela
***
Dari: wisnubudi@budiburger.com
Re:Re: Hai
<Dikirim 26 Mei 2015, 20:52>
Kepada: shaela07@hayoo.com
Shaela,
Tolong berhenti meminta maaf. Kita semua pernah mengalami hari-hari seperti itu, dan aku yakin kita berdua akan memiliki banyak kesempatan untuk meminta dan meminta maaf kepada orang lain di masa mendatang.
Makanan Sunda (atau alasan lain untuk menghabiskan waktu bersamamu) kedengarannya luar biasa! Bolehkah aku minta nomor teleponmu?
B.W
***
Dari: shaela07@hayoo.com
Re:Re:Re: Hai
<Dikirim 26 Mei 2015, 20:59>
Kepada: wisnubudi@budiburger.com
0899-5555-2424
***
Dari: shaela07@hayoo.com
Subjek: Lihat Apa yang Aku Temukan!
——Pesan yang Diteruskan Terlampir——
<Dikirim 30 Agustus 2018, 11:33>
Kepada: wisnubudi@budiburger.com
Aku sedang memeriksa email-email lama hari ini dan menemukan email berharga ini. Email ini membuatku tertawa… dan menangis!
Kamu ingat ngga, malam itu di Riung Sambara waktu pepes ikan masnya basi, dan kamu bilang aku tidak boleh mengeluh, kalau-kalau kokinya tampan dan lajang dan ingin menebusnya?
Ngomong-ngomong, aku pikir kamu harus melihat ini lagi. Dan aku juga perlu secara resmi mencabut keluhanku sebelumnya. Ternyata cheeseburger itu MEMANG mengubah hidupku. Menjadi segalanya yang terbaik.
Aku sayang kamu,
Shaela
***
Dari: wisnubudi@budiburger.com
Re: Lihat Apa yang Kutemukan!
<Dikirim 30 Agustus 2018, 15:16>
Kepada: shaela07@hayoo.com
Yang terhormat Ibu Shaela Luhurpitu,
Senang mendengar bahwa pengalaman Anda di restoran kami memuaskan.
Jangan beri tahu yang lain, tapi Anda pelanggan favorit saya.
Note: Mau tumis kangkung malam ini? Aku yang masak.
XOXOXO.
B.W











