Irma, seorang mahasiswi yang sedang menikmati liburan semester pertama kuliahnya bersama pacarnya Syauki, di Taman Fantasi. Lima menit lagi taman akan ditutup, dan mereka yakin mereka sendirian di labirin cermin itu. Mereka mendengar bahwa labirin tersebut salah satu yang terbaik di negeri ini dan bersemangat untuk melihat apakah mereka bisa menemukan jalan keluar.
Saat mereka berjalan melewati labirin, mereka mulai tersesat dalam lika-liku dan tidak menyadari sudah berapa lama mereka berada di sana. Irma yakin dia melihat orang-orang di pantulan cermin di sekelilingnya, tetapi setiap kali sia melihat mereka, mereka menghilang.
Akhirnya, mereka sampai di sebuah ruangan kecil dengan cermin di semua sisinya. Syauki menatap Irma dan berkata, “Ayo kita buat permohonan. Kalau kita berdua menutup mata dan berciuman, permohonan itu akan terkabul.”
Irma sedikit ragu tetapi mempercayai Syauki dan menutup matanya. Mereka berciuman, dan dia membuat permohonan agar momen ini takkan pernah berakhir. Ketika dia membuka matanya, Syauki telah tiada. Suasana semakin gelap, berkabut, dan ada yang aneh pada cermin-cermin itu. Cermin-cermin itu terdistorsi dan berdebu. Dia berteriak memanggil Syauki, tetapi tak ada jawaban.
Irma berusaha mencari jalan keluar, tetapi labirin di sekelilingnya seakan berubah. Dia tersesat dan tak dapat menemukan jalan kembali. Dengan ketakutan, dia menyadari bahwa dia terjebak di labirin cermin.
Irma dan Syauki hanya terlihat lagi di di sudut mata orang-orang yang mengunjungi labirin cermin, membuat mereka ketakutan dan merinding, meski hanya sesaat.
5 Desember 2025











