Beranda / Fiksi / Puisi / Izrail

Izrail

Izrail

Siapakah ia menatapmu saban hari
setiap waktu
tiap detik yang bergelantungan di jam
dentang loncengnya membunyikan aba-aba
kini, nanti
menyentak nyawa

tidak
bukan engkau yang terhenyak
melainkan sanak
manakala corong loudspeaker berteriak-teriak
nadimu henti detak

siapakah ia menatapmu seusai misi selesai
bukan penguasa negeri adidaya menculik presiden Venezuela
saat ini kerabatmu ia renggut
kamu, aku, dan kita
diintai tanpa lalai

suatu hari broadcast pesan menyapa
tanpa memekikkan suara
memekakkan telinga
namun tetap sama mengejutkan dada
tersebutlah nama dalam berita duka cita.


Bogor, 6 Januari 2026

Penulis

  • Wijatmoko Bintoro S

    Wijatmoko berasal dari Magelang yang merantau dan menjadi penduduk Tanjung Priok, Jakarta Utara. Wijatmoko telah membuahkan sepuluh buku karya tunggal bergenre prosa, puisi, dan pantun. Beberapa tulisannya sempat tersimpan di sebuah blog pribadinya yang gagal dimasuki karena dia kehilangan kuncinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *