Sebagai Orang Percaya, bukan hanya Alkitab atau Firman Tuhan, kita juga sering membaca atau mencari-cari kata-kata mutiara atau motivasi viral yang beredar di medsos atau dunia maya entah iseng atau sebagai afirmasi atas pencarian jati diri. Bukannya tidak boleh sama sekali membaca atau menyukai kata-kata motivasi yang seringkali dihias dengan indah, atau dikemas dalam tipografi menarik bahkan dalam video animasi entah kreasi konten atau AI. Boleh saja terkagum hingga mengimplementasikan, namun seberapa jauh? Apa yang harus kita renungkan hingga lakukan sebelumnya? Inilah beberapa saja contoh kata-kata motivasi yang seakan-akan benar tapi bisa jadi salah.
- Follow your dreams (ikutilah mimpi-mimpimu). Impian kita bisa berarti cita-cita mulia atau keinginan yang begitu kita idam-idamkan sejak lama. Akan tetapi perlu disadari jika tidak semua mimpi itu baik, bisa terwujud, atau membimbing pada kebenaran. Jadi, apa dong kata-kata alternatif untuk kalimat di atas? Follow Jesus Christ! Mengikut Yesus Kristus adalah pilihan yang tak dapat ditawar-tawar, diragukan, ditunda-tunda! Mimpi-mimpi kita boleh saja tak terwujud, tidak selalu jadi kenyataan, akan tetapi janji-Nya pasti terjadi.
- Follow your heart (ikutilah (apa kata) hatimu). Lho, mengapa bisa jadi salah? Bukankah ikut kata hati sendiri adalah pilihan terbaik dibandingkan ikut kata orang lain? Kata hati kita sejatinya hadir untuk membimbing kita menuju kebaikan dan kebenaran. Akan tetapi tak selamanya kata hati kita benar atau sudah pasti memutuskan yang terbaik. Bagaimana jika hati sedang panas, dilanda depresi, otak juga tak mampu berpikir jernih? Jadi jangan hanya langsung ikut kata hati Anda, carilah tahu juga apa kata hati Tuhan. What would Jesus do? Sebuah kalimat yang pernah dan masih populer di antara Orang Percaya hingga saat ini. Kira-kira, apa akan dilakukan-Nya dalam situasi yang dialami? Belum tahu apa? Bukalah Alkitab dan cari tahu sendiri, biarkan Roh Kudus membimbing Anda. Follow Him!
- Love is love (cinta adalah cinta). Cinta dalam pengertian dunia ini lebih banyak diartikan sebagai kesukaan bahkan pemujaan pada apa-siapa yang menyenangkan hati hingga pemenuhan hawa nafsu dibandingkan kasih sayang. Tidak semua jenis cinta akan ‘sesuai ekspektasi’ atau ‘worth it’. Jadi, apa dong alternatifnya? God is love!
- Death is an adventure (kematian adalah petualangan)atau death is an unknown adventure outside your body, atau kalimat lain semacamnya. Ini adalah kalimat motivasi/ajakan terselubung yang sangat riskan/berbahaya terutama bagi mereka yang sedang dilanda depresi, putus asa, hingga berpikir untuk mengakhiri hidup. Jangan sekali-kali mengamini kalimat seperti ini! Sebagai anak-anak Tuhan, kita memang tidak boleh takut pada maut, akan tetapi tidak juga lantas menganggapnya sebuah keputusan final, sebuah petualangan yang boleh kapan saja dijalani. Seperti ayat Alkitab di Filipi 1:21, yang berbunyi: “Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.” Tidak berarti jika boleh-boleh saja/mewajarkannya, kita harus memandang maut sebagai kembalinya roh kepada Sang Pencipta atas panggilan-Nya, bukan atas pilihan ‘kapan mau’ apalagi petualangan. Jadi, sesuai kata firman-Nya, mati adalah keuntungan… jika Dia berkehendak, dengan waktu dan cara-Nya, bukan waktu dan cara manusia (diri sendiri)!
Kata-kata motivasi viral sangat banyak dan dikemas dengan tipografi bahkan animasi yang menarik. Tidak langsung reshare atau mengikuti anjurannya, pertama-tama mari merenungkan makna lebih jauh sebelum ikut-ikut menjalankan. Bahkan lebih baik lagi jika mampu menyelaraskan terlebih dahulu dengan kehendak dan Firman Tuhan, dasar hidup yang berdaulat atas kita. Berdoalah dan berjaga-jagalah agar tidak terjerumus ikut kata-kata atau ajakan dunia menuju jalan lebar yang seolah-olah baik-benar-bersih padahal menyimpang menuju maut!
Semoga bermanfaat dan Tuhan Yesus memberkati.
Tangerang, 29 Juni 2026










