Engkau tetap berdiri tegar
Walau badai silih berganti datang
Memporakporandakan ingatan dari yang tersayang
Engkau tetap berdiri kukuh
Walau gelombang bertubi-tubi menghangam
Meninggalkan kenangan yang amat kelam
Engkau tetap diam
Walau dada sudah bergemuruh
Menahan letupan-letupan amarah
Jkt, 180726
-
Seorang guru yang hobi baca dan suka nulis.
Menamatkan pendidikan di IKIP Negeri Yogyakarta dan berprofesi sebagai guru sejak 1996 sampai sekarang.
Tulisannya dapat dibaca di platform kompasiana.com dan opinia.id.
Seorang guru yang hobi baca dan suka nulis.
Menamatkan pendidikan di IKIP Negeri Yogyakarta dan berprofesi sebagai guru sejak 1996 sampai sekarang.
Tulisannya dapat dibaca di platform kompasiana.com dan opinia.id.