Cahaya rindu itu seperti cahaya rembulan yang redup. Tiada bercahaya terang tapi masih menyisakan keindahan di langit malam. Syahdu.
Cahaya rindu itu layaknya sinar mentari pagi. Tidak bercahaya terang tetapi mampu membangkitkan semangat jiwa. Hangat.
Cahaya rindu itu masih menyala. Tak pernah padam sedetikpun. Menantikan dengan penuh harap munculnya rona sejuk di wajahmu.
Jkt, 220625
-
Seorang guru yang hobi baca dan suka nulis.
Menamatkan pendidikan di IKIP Negeri Yogyakarta dan berprofesi sebagai guru sejak 1996 sampai sekarang.
Tulisannya dapat dibaca di platform kompasiana.com dan opinia.id.
Seorang guru yang hobi baca dan suka nulis.
Menamatkan pendidikan di IKIP Negeri Yogyakarta dan berprofesi sebagai guru sejak 1996 sampai sekarang.
Tulisannya dapat dibaca di platform kompasiana.com dan opinia.id.