Home / Fiksi / Sulur Lidah Anjing

Sulur Lidah Anjing

Sulur Lidah Anjing
2

Sesekali perlu menjilat
engkau tentu terlihat
di tempat bermain muslihat
keluguan akan menyeret-nyeret hal tak dinantikan
bukan pula harapan
intrik penyingkiran
enyah dari kursi yang diperebutkan
atau tercetaknya surat pemecatan

lalu simpati semu bersahut-sahutan
ditutup salam perpisahan
tanpa wisuda, tidak pula mengelukan
sejengkal sepatumu melanggar ambang pintu
mereka duduk tenang sediakala
memampang senyum manis kepada majikan

sementara langkah kakimu berdebu itu
mungkin terseok-seok
mungkin terperosok
mungkin terlindas
mungkin justru tersasar ke gang buntu
mengais makan sendiri
testimoni tragis kata mandiri

ooo…ya
jangan lupakan satu hal
ia tidak mencuri uang di dalam lemari
tidak juga mengelabui
hanya lidahnya terlampau panjang
mengunjuk cinta ke wajah orang


Bogor, 16 September 2025

Penulis

  • Wijatmoko Bintoro S

    Wijatmoko berasal dari Magelang yang merantau dan menjadi penduduk Tanjung Priok, Jakarta Utara. Wijatmoko telah membuahkan sepuluh buku karya tunggal bergenre prosa, puisi, dan pantun. Beberapa tulisannya sempat tersimpan di sebuah blog pribadinya yang gagal dimasuki karena dia kehilangan kuncinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Kategori

Terkini

Bintang Kunang-Kunang

Bintang Kunang-Kunang

Cinta Kedua & Terakhir: Bab 58

Cinta Kedua & Terakhir: Bab 58

Tegar

Tegar

Menjadi Penulis: Menghindari Membuang Waktu Percuma

Menjadi Penulis: Menghindari Membuang Waktu Percuma

31. Ancaman

31. Ancaman

Antologi KompaK’O

Random image