Sesekali perlu menjilat
engkau tentu terlihat
di tempat bermain muslihat
keluguan akan menyeret-nyeret hal tak dinantikan
bukan pula harapan
intrik penyingkiran
enyah dari kursi yang diperebutkan
atau tercetaknya surat pemecatan
lalu simpati semu bersahut-sahutan
ditutup salam perpisahan
tanpa wisuda, tidak pula mengelukan
sejengkal sepatumu melanggar ambang pintu
mereka duduk tenang sediakala
memampang senyum manis kepada majikan
sementara langkah kakimu berdebu itu
mungkin terseok-seok
mungkin terperosok
mungkin terlindas
mungkin justru tersasar ke gang buntu
mengais makan sendiri
testimoni tragis kata mandiri
ooo…ya
jangan lupakan satu hal
ia tidak mencuri uang di dalam lemari
tidak juga mengelabui
hanya lidahnya terlampau panjang
mengunjuk cinta ke wajah orang
Bogor, 16 September 2025











