Home / Topik / Nyala Matahari dan Rembulan

Nyala Matahari dan Rembulan

1

Gempa bumi yang meluluhlantakkan kepongahan
tsunami yang menyapu air mata hingga tiada sisa
likuifaksi yang menggeser keinsafan
wedhus gembel dan erupsi yang menamatkan keras kepala
banjir bandang yang menghanyutkan keegoisan
berkacak pinggang menantang usia muda
juga semua yang mengguncang jiwa
pernah menimpa sesosok diri

arang dapatlah patah
harapan telah luka parah
namun takdir mestinya tak memutus asa
seandainya di antara kita
mengerti letih bersengketa
kebebasan jiwa niscaya tersita

lihatlah
matahari dan rembulan
mereka tetap beredar menjalani titah Rabb semesta alam
bukankah
mereka akan bertutur tentang trauma tatkala gerhana
sedangkan itu tak menghentikan tuk bercahaya

Bogor, 30 September 2025

Penulis

  • Wijatmoko Bintoro S

    Wijatmoko berasal dari Magelang yang merantau dan menjadi penduduk Tanjung Priok, Jakarta Utara. Wijatmoko telah membuahkan sepuluh buku karya tunggal bergenre prosa, puisi, dan pantun. Beberapa tulisannya sempat tersimpan di sebuah blog pribadinya yang gagal dimasuki karena dia kehilangan kuncinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Kategori

Terkini

Cinta Kedua & Terakhir: Bab 58

Cinta Kedua & Terakhir: Bab 58

Tegar

Tegar

Menjadi Penulis: Menghindari Membuang Waktu Percuma

Menjadi Penulis: Menghindari Membuang Waktu Percuma

31. Ancaman

31. Ancaman

Terbangun Tengah Malam

Terbangun Tengah Malam

Antologi KompaK’O

Random image