Home / Genre / Cerita Anak / Askr dan Embla, ‘Sepasang Iblis’

Askr dan Embla, ‘Sepasang Iblis’

Askr dan Embla, ‘Sepasang Iblis’
2

Dahulu kala sebelum manusia diciptakan, ada sebuah kekaisaran besar di bawah laut yang diperintah oleh ikan-ikan. Kekaisaran itu sangat makmur sehingga tidak ada seorang pun yang miskin atau tuna wisma. Semua orang setuju bahwa Tuhan menciptakan ikan-ikan untuk memerintah dunia ke mana pun mereka pergi. Ikan-ikan dikenal memiliki usaha yang paling sukses di seluruh dunia.

Sering kali negara-negara lain melakukan perjalanan jauh untuk belajar bagaimana membuat kerajaan mereka sendiri menjadi besar seperti Kekaisaran Ikan.

Pada suatu waktu, untuk menghormati kaisar ikan, Njor yang Agung—ikan pertama yang diciptakan oleh Tuhan yang mangkat tahun itu—kekaisaran mengumumkan upacara berkabung selama tujuh hari. Setelah upacaara berkabung,  akan diikuti oleh pesta selama tujuh hari. Akan sda banyak makanan dan hiburan.

Acara tersebut menarik banyak hewan – besar dan kecil, dari yang terdekat seperti anak sungai kecil hingga samudra biru yang luas. Bahkan Askr dan Embla ‘sepasang iblis’ yang ditakuti pun diundang. Semua hewan setuju bahwa Kaisar Njor semasa hidupnya adalah kaisar yang baik hati dan karenanya pantas mendapatkan upacara pemakaman yang megah.

Untuk mempersiapkan acara tersebut, banyak acara yang direncanakan untuk menjadikannya bahan pembicaraan di seluruh samudra dan benua di dunia. Disarankan agar pendeta kepala di kekaisaran memimpin para tamu untuk mengikuti tur khusus ke rahasia-rahasia kekaisaran yang tersembunyi. Setiap rahasia disimpan di ruangan-ruangan yang dibangun khusus yang dihiasi dengan batu permata berwarna-warni.

Dari semua ruangan, ada satu ruangan yang menonjol. Menurut tradisi ikan, tidak seorang pun kecuali pendeta kepala yang diizinkan memasuki ruangan ini. Bahkan pendeta kepala melakukan ritual ini hanya setahun sekali.

Rumor mengatakan bahwa ruangan tersebut menyimpan harta karun paling langka di dunia yang disebut emas hitam. Warga kekaisaran ikan menyebutnya demikian karena tidak seorang pun tahu persis seperti apa bentuknya, kecuali bahwa tempat itu tersembunyi di bagian tergelap dan terdingin dari kekaisaran bawah laut.

Maka setelah berkabung, pesta pun dimulai. Para tamu undangan masuk ke ruangan-ruangan ini di bawah bimbingan pendeta kepala. Mereka kagum dengan kekayaan besar yang tersimpan di setiap ruangan. Setiap pengunjung memiliki setumpuk pertanyaan tentang kekayaan ruangan istimewa ini.

Seperti yang diharapkan, bahkan Askr dan Embla mengajukan pertanyaan yang sangat cerdas. Jelas bahwa para pengunjung tampak bersemangat dan hal ini membuat pendeta kepala sangat senang.

Pendeta kepala bangga dengan kehebatannya sebagai pemandu. Dia ingin membuat tamu-tamunya terkesan, bahkan lebih, untuk memberi tahu betapa dia dihormati di Kekaisaran.

Tak lama kemudian, dia memutuskan untuk memperluas tur para tamu ke bagian paling rahasia Kekaisaran. Ruangan yang dipenuhi dengan emas hitam.

Ketikat dia memimpin orang banyak, dia berbicara dengan fasih tentang harta karun tersembunyi dan kekuatannya yang bertanggung jawab atas kekayaan kekaisaran.

Sementara itu, di ujung kerumunan orang, pendeta kepala tidak tahu bahwa beberapa pengunjung diam-diam berencana untuk mencuri sebagian harta karun di ruangan itu. Kepala komplotan ini adalah Askr dan Embla ‘sepasang iblis’ sendiri.

Askr dan Embla adalah keturunan Odin, dikenal melakukan segala macam tipu daya. Dan karena mereka dibimbing oleh Loki yang licik, semua tahu keduanya cukup pintar dan dapat dengan mudah mengecoh lawan-lawannya dalam situasi sulit.

Keesokan harinya ketika pesta seharusnya berakhir, tiba-tiba, Askr dan Embla beserta pasukannya yang jahat masuk ke kerajaan dan mengacak-acak seluruh kekaisaran. Pasukan penjarah itu langsung menuju ruangan yang penuh dengan harta karun paling berharga di seluruh dunia. Mereka menjarah ruangan rahasia yang berisi emas hitam, membawa semua harta karun itu dengan armada kapal tanker yang sangat besar.

Pada akhirnya, mereka mengubah seluruh kekaisaran menjadi gurun. Mereka membakar istana kaisar yang megah dan membawa semua anak-anak dari kekaisaran ikan sebagai tawanan mereka. Tidak satu pun yang lolos dari serangan mereka. Bahkan pendeta kepala kekaisaran yang dengan bodohnya menunjukkan kepada para pengunjung jalan menuju rahasia yang paling dijaga di negeri itu.

Bertahun-tahun kemudian, keturunan Askr dan Embla membuang bahan kimia berbahaya, sampah, dan racun ke sisa-sisa kekaisaran bawah laut.

Kekaisaran yang indah itu telah berubah menjadi tempat kehancuran yang dipenuhi kuburan ikan mati yang berbau busuk.

Cikarang, 2 Mei 2025

Penulis

  • Resi Bujangga

    Resi Bujangga, seorang penulis cerita anak yang suka menyadur karya-karya klasik.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Kategori

Antologi KompaK’O

Random image