Home / Genre / Misteri / Mesin Aneh

Mesin Aneh

Mesin Aneh

Vindy selalu terpesona oleh mesin baja aneh yang terletak di sudut bengkel ruang bawah tanahnya. Mesin itu berupa tumpukan piston dan roda gigi, dibuat dengan rumit dan tampaknya tanpa tujuan. Namun, hal yang paling aneh tentang mesin itu adalah kenyataan bahwa tidak ada kabel daya atau cara yang terlihat untuk menyalakannya.

Meskipun telah berusaha sekuat tenaga, Vindy tidak pernah berhasil menyalakan mesin itu. Mesin itu seolah mengejeknya dengan diamnya, mengejeknya dengan janji harta tak terbilang yang disinggung kakeknya dalam surat wasiatnya. Kakeknya mewariskan mesin itu kepadanya, dengan mengatakan bahwa kalau dia dapat mengetahui cara mengoperasikannya, mesin itu akan membuatnya kaya raya melebihi impian terliarnya.

Suatu hari, dalam keadaan frustrasi, Vindy mengambil palu godam dan mulai memukul-mukul mesin itu. Mabuk dan kesal, didorong oleh obsesinya untuk mengungkap rahasia mesin itu. Saat dia menghancurkan logam itu sekuat tenaga, sesuatu di dalam mesin itu tampak runtuh.

Tiba-tiba, mesin itu hidup. Piston mulai bergerak dan gir mulai berputar, menciptakan hiruk-pikuk yang memenuhi bengkel. Vindy menyaksikan dengan kaget ketika mesin itu seolah hidup, meronta-ronta dan melemparkan peralatannya seolah-olah mainan.

Saat mesin itu diam, Vindy menyadari dengan rasa kemenangan bahwa dia akhirnya menemukan cara mengoperasikannya. Dan seperti yang dijanjikan kakeknya, mesin itu telah membuatnya kaya raya melebihi impian terliarnya.

Namun, saat dia berdiri di tengah reruntuhan bengkelnya, dia tak kuasa menahan rasa gelisah.

Dia telah membuka kekuatan yang tak sepenuhnya dia pahami, dan dia tak bisa menghilangkan perasaan bahwa kekuatan itu akan kembali menghantuinya.

Suatu hari, saat dia sedang menggunakan mesin itu, dia menyadari sesuatu yang mengerikan. Mmesin itu menguras energinya sendiri sebagai sumber kekuatan. Dia bisa merasakan benda itu menyedot tenaganya setiap kali dia menggunakannya, membuatnya lemah dan kelelahan.

Terlepas dari kenyataan ini, Vindy tak kuasa memaksa dirinya untuk berhenti menggunakan mesin itu. Daya pikat janji kekayaannya terlalu besar, dan dia rela membayar berapa pun demi mempertahankannya. Maka, hari demi hari, dia terus menggunakannya, hingga dia tak lebih dari bayangan dirinya yang dulu.

Namun, bahkan setelah meninggal, obsesi Vindy terhadap mesin itu tetap hidup. Mesin itu teronggok di sudut bengkelnya, sebuah bukti bisu akan kekuatan keserakahan dan bahayanya membuka hal-hal yang tak pernah dimaksudkan untuk dimengerti.


3 Oktober 2025

Penulis

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Kategori

Terkini

Secangkir Kopi

Secangkir Kopi

Eyang

Eyang

Rusi yang Sombong

Rusi yang Sombong

Cinta Kedua & Terakhir: Bab 44

Cinta Kedua & Terakhir: Bab 44

Putri Pewaris Mafia: Bab 29

Putri Pewaris Mafia: Bab 29

Antologi KompaK’O

Random image