kamu tak tahu, betapa diam-diam
begitu kusyukuri kebersamaan ini
dengan diam yang paling diam
mencoba terus meresapi
riuh yang angkuh menggemuruh dalam diam
memaknaimu
dengan cara terdiam
dari segala diam yang pernah diam
ah, betapa diam-diam, aku
telah begitu terdiam
oleh cintamu yang tak kunjung diam
Mencintaimu dengan Cara yang Paling Malu
Na Gurindam DoaPenulis
-
Ahmad Maulana S, lahir di Jakarta.
Sejak kecil ia terbiasa bertualang. Lulus SMU langsung singgah di sebuah madrasah/sekolah sebagai guru, dilanjutkan dengan menjadi pekerja bengkel, pramuniaga, kuli bangunan, pedagang ayam setan, tukang pasang tenda, pengelola pabrik bulu mata palsu, pemilik lapak barang rongsok, penulis buku puisi dan buku serial pendidikan anak, ghost writer, publisher novel-novel motivasi serta pernah menyelenggarakan kelas fiksi berbayar berbasis online lintas negara.











