Syena: Perempuan Bernama Elang (Bab 7)
Post Views: 21 Pagi itu udara terasa lebih segar dari biasanya. Matahari musim gugur bersinar lembut, menyelinap di antara dedaunan yang mulai menghijau. Di halaman... Baca lebih lanjut.
Syena: Perempuan Bernama Elang (Bab 6)
Post Views: 11 Langit Jerman tampak kelabu saat pesawat yang ditumpangi Syena akhirnya mendarat dengan mulus. Nafasnya terasa berat sejak roda pesawat menyentuh... Baca lebih lanjut.
Syena: Perempuan Bernama Elang (Bab 5)
Post Views: 26 Setelah pertemuan yang tidak disengaja siang itu, hari-hari selanjutnya tidak lagi sama bagi Syena. Raka bukan hanya sekadar muncul sebagai sosok... Baca lebih lanjut.
Syena: Perempuan Bermata Elang (Bab 4)
Post Views: 14 Sore itu senja datang seperti biasanya. Cahaya keemasan yang menelusup di sela pepohonan, membiaskan bayangan gedung kampus yang memanjang. Namun,... Baca lebih lanjut.
Syena: Perempuan Bermata Elang (Bab 3)
Post Views: 18 Langit pagi itu berwarna keemasan saat Syena berdiri di pelataran Candi Ngawen. Sebuah candi kecil yang terletak di Desa Ngawen, Muntilan. Candi Ngawen... Baca lebih lanjut.
Syena: Perempuan Bernama Elang (Bab 2)
Post Views: 8 Pagi datang dengan senyum merekah, seiring dengan langit di sekitar Borobudur yang tampak cerah, seakan memberi panggung sempurna bagi Syena untuk... Baca lebih lanjut.
16. Prasasti Ngrawan, Bukan Tentang Hati Yang Rawan
Post Views: 12 Nadia memutuskan tidak melanjutkan eksplorasi setelah Leon kembali ke Jerman. Ia memilih pulang ke rumahnya, ingin memenangkan diri, begitu alasan... Baca lebih lanjut.
Syena: Perempuan Bernama Elang (Bab 1)
Post Views: 17 Langit Magelang tampak bersih, seolah sengaja membentangkan birunya untuk menyambut langkah-langkah para pengunjung yang berdatangan. Kabut tipis... Baca lebih lanjut.
Syena: Perempuan Bernama Elang
Post Views: 14 Tidak ada yang menyangka bahwa Syena, seorang pemandu wisata yang memiliki nama besar, menguasai berbagai bahasa asing dan selalu mendapat tempat... Baca lebih lanjut.
15. Pantai Congot Dua Cinta Satu Hati
Post Views: 15 Pagi itu terasa seperti ditarik terlalu cepat dari malam. Langit belum sepenuhnya terang, meski gelap pelahan mulai tergusur, menyemburat warna abu-abu... Baca lebih lanjut.
