“Aku ingin mengembalikan ini.” Dia mengambil sesuatu dari saku jaketnya yang tebal. Karima terbelalak tak percaya. Disodorkannya benda itu kepada Karima.
“Bagaimana bisa kau mendapatkan ini?” Karima penasaran.
“Tempo hari tanpa sengaja barang ini terjatuh. Aku memungutnya dan melihat ukiran dan tulisan dalam bahasa Berber.”
“Kau mengerti bahasa Berber?”
“Sedikit.”
“Bukankah kau bukan orang…”
Belum sempat Karima meneruskan kata-katanya. Pria itu sudah memotongnya terlebih dahulu.
“Ikutlah denganku.”











