mentari tak pernah lelah temani
perjalananku yang terkadang terhenti
mengungkap jeda dalam tiap rasa
di sini, dan di sini
entah di sana
angin pun masih setia membelai jiwa kerdilku
bisikkan senandung kalbu dari Sang Maha Cinta
angin tak pernah ingkar
betapa ia pahamiku
saat alam ingin bermadah
kuberlari mengejar cahaya
di sana kutemukan diriku dan dirimu
menyulam cinta dan asa
merajut harap dalam tiap pinta
pada Sang Maha Cinta











