Begitu banyak orang suka dan ingin dipuji bahwa mereka terlihat awet muda atau jauh lebih muda daripada usia sesungguhnya. Apakah Anda salah satunya? Tentu saja tidak salah, bahkan bisa dibilang sangat wajar. Tak ada orang yang ingin disebut tua meskipun umur sudah di atas kepala lima atau kepala enam sekalipun.
Sebenarnya ada perbedaan cukup signifikan antara hanya kelihatan awet muda dengan luar-dalam awet muda, impian semua orang yang sebenarnya. Kelihatan awet muda saja sangatlah mudah dilakukan. Sedangkan luar-dalam awet muda tak semua bisa mencapainya. Apa saja contoh cara agar bisa kelihatan awet muda?
Selebriti atau orang-orang berada barangkali memiliki cukup dana untuk merawat diri mereka. Apalagi pada masa kini, anggapan umum bahwa ada dana berarti ada sarana sering diartikan asal ada uang, apa saja jadi bisa dilakukan. Membeli suplemen kesehatan seperti minum aneka vitamin, suntik atau infus aneka serum dan botoks, perawatan diri berupa kosmetik dan treatment kecantikan di klinik sudah dianggap wajar oleh mereka mereka. Bahkan ada beberapa yang menganggap ritual ke salon adalah suatu ritual wajib alias keharusan agar tetap cantik di depan kamera. Belum lagi berolahraga di gym dan usaha-usaha perawatan fisik lainnya.
Apalagi sejak awal tren terlihat awet muda ala selebriti-selebriti Asia Timur seperti Korea, Tiongkok atau Jepang yang dimulai awal tahun 2000-an. Umur 42 terlihat masih kinyis-kinyis ala 24. Semua penikmat hiburan yang terinspirasi pun terpesona, kemudian berlomba-lomba turut mencoba mencapai standar kecantikan dan youthful look sedemikian. Kulit glowing nan bersih, wajah dewy, bahkan rambut dan ukuran tubuh jadi patokan standar kecantikan atau body goals. Segala produk kecantikan ala-ala Korea dibuat dan diiklankan dengan model para pesohor, lalu ramai dicoba oleh mereka yang berkesempatan dan mampu membelinya. Padahal tentu saja tidak semudah itu kita sebagai Bangsa Indonesia yang dikaruniai kulit kuning langsat hingga sawo matang kecokelatan bisa mencapai tingkat kecerahan kulit sedemikian. Selain dipengaruhi faktor cuaca dan iklim tropis, tentunya faktor keturunan juga sangat menentukan warna kulit tubuh serta perawakan seseorang.
Demikian pula dengan penampilan atau cara berbusana. Selama ini busana kasual, edgy dan sporty sering diidentikkan dengan kesan terlihat awet muda. Gaya OOTD (outfit of the day) terlalu tertutup, formal, glamor dan sebagainya dianggap akan membuat seseorang terlihat jauh lebih tua. Apakah benar demikian? Bisa jadi, namun tidak selalu atau tidak pasti.
Sebenarnya semua usaha mempermak penampilan luar itu tidaklah seberapa penting atau urgent dibandingkan dengan bagaimana mempertahankan tampak muda dari dalam. Kita tak bisa hanya mati-matian menjaga agar fisik kita (wajah dan tubuh) tetap muda dengan segala cara.
Sebelum mengulik beberapa tips atau rahasia agar kita bisa tampak awet muda luar dalam, ada baiknya intip dahulu beberapa tips fisik awet muda dan sehat yang bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa memerlukan biaya dan usaha besar.
- Banyak minum air putih serta mengonsumsi makanan dan minuman segar dan bergizi.
Meskipun tersedia banyak jenis minuman yang bisa dibeli dan diracik sendiri, asupan cairan bagi tubuh yang terbaik tetaplah air putih. Kurangilah konsumsi minuman berasa dan berwarna (minuman ringan/soft drink, minuman energi, berperisa dan berpemanis buatan termasuk jus pabrikan). Selain air putih, sesekali minum teh atau minuman herbal lainnya, susu murni, kopi murni (bukan saset), cokelat hitam, sari buah buatan sendiri (minus gula) atau ramuan tradisional lainnya (seperti jamu yang sudah terbukti khasiatnya) juga bisa membantu menjaga kesehatan dan kecantikan. - Cukup istirahat, tidur malam selama enam hingga delapan jam. Tidur adalah rekreasi termudah sekaligus termurah yang bisa kita lakukan. Saat sedang tidur, semua organ tubuh kecuali jantung dan paru-paru turut beristirahat dan memulihkan kondisi. Sebisa mungkin, milikilah tidur yang berkualitas. Jauhi segala penyebab gangguan tidur. Matikan dan jauhkan semua gawai, ciptakan suasana tenang, kenakan pakaian tidur favorit yang nyaman serta persiapkan kamar sebaik mungkin agar dapat rileks, aman dan nyaman beristirahat. Kamar yang sejuk, bersih plus seprai yang halus dan adem akan membuat tidur lebih berkualitas. Pemilihan ranjang serta bantal dan guling juga dapat dilakukan. Senang ranjang yang keras atau yang lembut? Bantal-guling yang padat atau yang empuk? Sesuaikan dengan minat kita masing-masing.
- Menggunakan kosmetik atau produk perawatan tubuh (sabun mandi dan sabun wajah, lotion, dan sebagainya) yang aman dan cocok bagi kulit kita. Apa yang digunakan orang lain termasuk yang diiklankan di media massa dan media sosial belum tentu cocok bagi kita juga walaupun harganya tinggi. Jika ingin mencoba kecocokan dengan kulit kita, ada baiknya membeli dalam jumlah kecil dahulu. Jika memang cocok, silakan dilanjutkan.
- Berolahraga secara teratur, jika tidak dapat atau sempat ke pusat kebugaran, cukup melakukan jalan kaki keliling lingkungan sekitar, bersenam ringan di halaman rumah atau olahraga apa saja yang bisa dilakukan tanpa harus keluar rumah.
- Melakukan hobi atau minat masing-masing sebagai pengisi waktu luang. Tidak perlu yang khusus atau mahal, berkebun atau memasak masakan kesukaan keluarga juga bisa dilakukan. Bagi yang suka memiliki dan merawat aneka hewan peliharaan, hobi ini juga sangat baik dan memiliki aneka manfaat nyata bagi kesehatan.
Apakah tips-tips di atas sudah cukup? Tentunya belum. Selain olah tubuh dan usaha pemenuhan kebutuhan jasmani sehari-hari (makan, minum, perawatan diri pribadi dan sebagainya) ada satu hal yang kerap kita lupakan. Untuk menjadi awet muda tak cukup hanya mengurus masalah fisik saja. Masalah batin atau jiwa juga perlu menjadi sorotan.
Pada zaman modern di mana tuntutan kehidupan semakin tinggi, tekanan sosial turut menentukan seberapa kita mampu bertahan dari stres atau tekanan batin. Tuntutan gaya hidup, masalah sehari-hari yang harus kita hadapi, rencana-rencana masa depan dan kehidupan yang serba tidak pasti turut mempengaruhi diri kita. Kekhawatiran, kurangnya rasa aman dan nyaman serta orang di sekitar kita yang bisa jadi memberi pengaruh kurang baik turut menambah garis-garis kesusahan pada kening kita. Kira-kira itu yang sering dijadikan anekdot. Tambah banyak pikiran, tambah juga garis alias kerutan pada wajah. Sebetulnya tak perlu resah. Mari kita coba beberapa hal berikut ini.
- Milikilah dan pertahankanlah pemikiran positif dan hati yang bersih. Selalu berpikir jernih, menghindari prasangka, memberi pujian penghargaan untuk diri sendiri atas usaha yang sudah dilakukan akan membuat hidup kita jauh lebih tenang.
- Daripada ikut campur masalah orang lain yang belum tentu kita pahami, lebih baik jika kita jauhi dan hindari saja. Turut memberi solusi atau sumbangan pemikiran bisa kita lakukan jika memang dimintai bantuan. Akan tetapi sebaiknya jangan coba-coba menghakimi atau berprasangka negatif dulu sebelum tahu akar masalahnya. Selain menambah beban pikiran sendiri, juga belum tentu ada manfaatnya.
- Kelola stres atau tekanan batin yang kita alami. Stres terjadi karena adanya masalah sosial yang mungkin pada awalnya kita coba hindari atau abaikan, namun lama kelamaan tanpa kita inginkan membuat kita jadi banyak beban pikiran. Tidak sedikit manusia pada zaman modern ini mengalami masalah atau gangguan kejiwaan yang disebabkan oleh stres. Bagaimana cara mengatasinya? Beberapa orang merasa nyaman saat bisa curhat kepada keluarga, pasangan, sahabat atau orang terdekat. Akan tetapi ada juga yang akan merasa lebih nyaman saat menuliskan saja semua masalahnya, entah untuk dijadikan kisah cerita atau hanya berakhir dalam buku harian. Apabila perlu, jangan ragu atau malu berkonsultasi pada psikolog atau pergi ke klinik layanan kesehatan jiwa. Yang mana saja pilihan Anda, lakukanlah yang terbaik. Jangan pernah merasa gengsi atau insecure sebab kesehatan mental kita sangatlah penting.
Berikut ini beberapa tips ekstra khususnya bagi yang sudah berkeluarga (menikah) atau memiliki pasangan. Rutin berhubungan suami istri secara sehat sekitar beberapa hari sekali atau setidaknya seminggu satu hingga dua kali akan membuat hidup Anda berdua menjadi lebih berbahagia. Jangan dengan rasa terpaksa, ogah-ogahan atau hanya semata-mata dilakukan karena kewajiban.
Sebenarnya tidak perlu melalui hubungan intim juga, kedekatan bisa dilakukan dengan cara sederhana yang hangat dan melegakan. Misalnya saling mencurahkan isi hati, memeluk di penghujung hari dan mengatakan kepada pasangan betapa Anda mengasihi dan mencintainya. Jika Anda bukan tipe romantis, merasa segan dan malu memulai, mungkin bisa menunjukkan rasa kasih sayang lewat belaian atau kecupan di pipi atau kening.
Jika masih bersendiri alias lajang, tak perlu berkecil hati. Jika tidak memiliki sahabat sekalipun, memiliki hewan peliharaan bisa dijadikan salah satu solusi. Tentunya disesuaikan dengan gaya hidup dan kesempatan yang ada pada Anda.
Kesimpulan: Forever Young alias Awet Muda bukan hanya tujuan fisik semata-mata melainkan apa yang kita bisa mulai dari dalam batin. Apa yang kita pikirkan akan mempengaruhi tindakan kita. Usahakan yang terbaik bagi diri sendiri dan sekitar. Jangan pedulikan angka alias usia, umur boleh bertambah, (atau lebih tepatnya, berkurang!) akan tetapi hati dan pikiran kita harus tetap muda.
Terima kasih dan salam sejahtera selalu.











