Post Views: 41 “Kurang ajar kamu Pazel! Sialan kamu! Beraninya kamu menyentuhku, Bajingan! Bahkan kamu berani memukul kepalaku! Akan aku balas kamu, brengsek!” Rani syok dengan apa yang sedang terjadi...
Post Views: 47 Semua mata tertuju padanya. Dokter Dana kembali melanjutkan ucapannya. “Kenapa tidak Minggu depan saja?” Semua orang tertawa mendengar Dokter Dana protes. “Satu bulan itu bukan waktu ya...
Post Views: 40 “Jelaskan, Bu. Apa maksudnya itu?” “S-sebenarnya Ibu sakit kanker stadium akhir. Dokter sudah menyerah. Sekarang umur Ibu tidak lama lagi, dan Ibu tidak mau menyia-nyiakannya. Ibu ingin...
Post Views: 36 Dari sana Silvia dapat merasakan kasih sayang yang besar dari wanita yang mengaku sebagai ibunya itu. Dia dapat melihat betapa dia terpaksa meninggalkannya demi kebaikan dirinya. Seketi...
Post Views: 42 Wanita itu hampir sebaya dengan ibu tirinya. Tapi dia terlihat lebih cantik, dan ada kemiripan wajahnya dengan Silvia. Seperti ada kekuatan yang datang membantunya, wanita itu bisa lepa...
Post Views: 43 Sampai terlihatlah isi dari kotak tersebut. Sebuah foto anak kecil dengan seorang wanita. Ditangan kanan anak kecil itu, ada sebuah tanda bekas luka bakar. Anak itu berumur sekitar dua ...
1 Post Views: 41 “Oh, jadi Kanaya tinggal di sini? Kalau begitu sekalian aku juga mengundang Kanaya. Datanglah nanti bersama Dokter Dana,” ucapnya dengan ramah. “Iya. Terima kasih atas undangannya Ran...
Post Views: 40 Di kediaman Dokter Dana Silvia, Dokter Dana dan Kanaya sedang duduk sambil menyusun rencana selanjutnya yang akan mereka jalankan. “Jadi apa rencana kita selanjutnya setelah Rani yakin ...
Post Views: 37 Silvia diam sambil menyeruput minumannya secara perlahan. Kali ini pandangannya tertuju hanya pada minumannya. Dia ingin sekali meninggalkan tempat itu, agar dia tidak melihat adegan di...
Post Views: 43 “Kami ingin kamu bekerja sama untuk mengumpulkan bukti kejahatannya agar kita bisa menjebloskan orang yang sudah berani untuk melakukan tindak kejahatan kepada anak yang bahkan tidak me...