1 Di antara desingan peluru Gema takbir bertalu-talu Memasuki relung-relung kalbu Terjang musuh tanpa hati ragu Di antara dentuman bomAlunan sholawat menggemaMembangkitkan semangat menyalaMenghadang m...
Sebutan apa yang pas Untuk bangsa yang mencaplok wilayah pemberi tumpangan? Hanya satu kata: serakah! Sebutan apa yang pantas Untuk bangsa yang tidak mengikuti tata aturan dunia?Hanya satu kata: b...
Palestina, 2001 Di tengah hancurnya bangunan kota, ada seorang anak tertimbun reruntuhan. Dahinya bersimbah darah, dan badannya sedikit kaku. Namun, ia masih bernapas dengan suara lirih. “Siapapun, ...
“Zionis melanggar lagi! Mereka menyerang di kala perjanjian damai berlangsung,” isi kepalaku bergumam heran. “Sungguh malang anak-anak Palestina, bagaimana cara menghentikan kekejaman zionis?”...
Desing peluru, bom, telah luluh lantakkan tanahNegeri para nabi, negeri indah bak nirwana duniakini porakporanda oleh nista durjana dan angkaraBerabad-abad di sanatanah yang diberkahi. Bertaman ...
1 Sebelum keturunan Theodor Herzl* menginjakkan kaki dengan songarnya Negeri itu bak surga berdaulat Kota-kota tersusun rapi berseri dengan indahnya Baitul Maqdis nampak megah berwibawa Kendaraan mewa...
1 Dari tanah damai aku mengirim kata, Lewat angin yang menembus langit luka, Untukmu yang tabah menjaga bara, Di tengah reruntuhan yang menggigilkan jiwa Di antara dentum meriam yang menggema Anak-ana...
Menjelang akhir ultimatum Trump Langit Yerusalem berderum Bukan, bukan dentum Iron Dome Melainkan sorak-sorai atas tercapainya kuorum Dari Wadi Gaza hingga Teluk Haifa Yang putus asa kembali bernapas ...
Apa yang kau bayangkan Bila berada di tengah dentuman mesiu Sepanjang hari, bagai dibakar mentari Senyuman meleleh bersama darah yang belum mengering Apa yang kau rasakanBila kesusahanmu tak sebatas l...















