Home / Genre / Romansa / Angkringan

Angkringan

merenung di malam hari
1

Ke bulan Juli kemarau merangkak
gerimis jatuh mendadak
sama mengejutkan mendung meledak
cambukan petirnya menyentak
serempak
serta merta memoar tersibak

kami dahulu bersama-sama menduduki lincak
menggelar tutur di sebuah rumah petak
hujan sebagai instrumental
kepulan wedang jahe dan bajigur justru binal
silir-semilir angin malam membelai nakal

tenda menyelubungi kami sejenak
menanggalkan keangkuhan
mengumpulkan ke angkringan
seperti pijar bohlam lima Watt yang semanak
andaikan dahulu kita bertukar sajak.

Bogor, 29 Juni 2025 (21.51)

Penulis

  • Wijatmoko Bintoro S

    Wijatmoko berasal dari Magelang yang merantau dan menjadi penduduk Tanjung Priok, Jakarta Utara. Wijatmoko telah membuahkan sepuluh buku karya tunggal bergenre prosa, puisi, dan pantun. Beberapa tulisannya sempat tersimpan di sebuah blog pribadinya yang gagal dimasuki karena dia kehilangan kuncinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Kategori

Antologi KompaK’O

Random image