Home / Topik / Literasi / Menjadi Penulis: Dunia Ini Panggung Penulis (Part 1)

Menjadi Penulis: Dunia Ini Panggung Penulis (Part 1)

Sebagai penulis dan juga penerbit, aku suka mendengar pengalaman penulis dalam perjalanan menerbitkan karyanya. Aku senang mendengar apa yang telah dialami orang lain. Aku pikir kalau aku memahami tantangannya, aku akan lebih siap untuk mengatasinya.
1

Sebagai penulis dan juga penerbit, aku suka mendengar pengalaman penulis dalam perjalanan menerbitkan karyanya. Aku senang mendengar apa yang telah dialami orang lain. Aku pikir kalau aku memahami tantangannya, aku akan lebih siap untuk mengatasinya.

Sebetulnya miris juga melihat begitu banyak informasi di media sosial agen (penanggung jawab) atau editor berbicara tentang penerbitan, dan betapa mudahnya seseorang untuk menulis dan mengirimkan naskah. Dan bagaimana kemudahan ini membuat penulis lebih cepat dikenal daripada yang mungkin mereka coba jika semua informasi dan teknologi ini tidak ada.

Komputer saja telah meningkatkan jumlah permintaan sepuluh kali lipat. Seseorang yang tidak akan pernah meluangkan waktu untuk mengetik 60.000 kata dengan sempurna di mesin tik, mungkin tidak akan kesulitan mengetik 120.000 kata di komputer, di mana pengeditan sangatlah gampang.

Aku sudah menyebutkan sebelumnya tentang terburu-buru menerbitkan yang berpotensi merugikan penulis, karena mereka terjun ke dalam situasi yang sulit sebelum mereka siap. Namun, pada suatu titik Anda harus terjun dan mencoba peruntungan.

Bagaimana Anda tahu apakah Anda sudah berada di tahap itu atau masih membutuhkan pelampung?

Jadi, berikut adalah uraian tentang tahapan pentas seorang penulis, dan apa yang mungkin Anda fokuskan pada setiap tahapan.


1. Hei, Aku Pikir Aku Akan Menjadi Penulis

Ini adalah tahap pemula. Anda telah menemukan bahwa Anda menyukai menulis dan cerita dan ingin menekuninya, mungkin bahkan sebagai karier.

Apa yang Mungkin Anda Fokuskan:

Menulis. Tuangkan kata-kata di halaman, bermain-main dengan bahasa. Cobalah genre atau gaya apa pun yang menarik minat Anda. Tulis cerita pendek, novel, lakukan studi tokoh, apa pun yang menarik perhatian Anda. Tujuannya di sini adalah untuk mulai melatih kemampuan menulis Anda.

Apa yang Seharusnya Tidak Anda Fokuskan:

Mendapatkan publikasi. Melihat tujuan akhirnya di sini agak seperti berusia enam belas tahun, pertama kali mengemudikan mobil, lalu ingin mengikuti Formula One. Anda mungkin memiliki bakat untuk sampai ke sana pada akhirnya, tetapi Anda membutuhkan waktu untuk mempelajari aturan dan mengembangkan keterampilan Anda ke tingkat profesional terlebih dahulu.


2. Penulis Hobi

Anda telah menulis cukup banyak sehingga Anda tahu Anda benar-benar menikmatinya, dan mulai bertanya-tanya apakah Anda benar-benar dapat menerbitkan sesuatu. Anda menunjukkan karya Anda kepada teman dan keluarga dan mereka menyukainya, memperkuat keinginan ini.

Apa yang Mungkin Anda Fokuskan:

Menulis. Saat ini Anda mungkin telah mengetahui genre apa yang Anda sukai dan gaya dasar Anda. Anda mungkin telah menemukan suara Anda atau belum, dan itu tidak apa-apa. Kerjakan proyek yang sedang Anda selesaikan, apa pun itu, untuk memahami apa yang dibutuhkan untuk menyelesaikan cerita pendek, novel, novella. Apa pun yang Anda sukai.

Apa yang Seharusnya Tidak Anda Fokuskan:

Penerbitan (sama seperti Tahap Satu). Atau mendapatkan agen, karena alasan yang sama. Anda akan menyelesaikan beberapa proyek, jadi Anda akan merasa seperti “Aku punya buku, ayo terbitkan!”

Tetapi sekali lagi, ini seperti mendapatkan SIM. Anda mungkin belum siap untuk mengendarai mobil balap, meskipun Anda adalah pengemudi yang hebat.


3. Bukankah Akan Sangat Menyenangkan Jika Bisa Menerbitkan Sesuatu?

Sekaranglah saatnya untuk mulai serius menekuni menulis. Anda menginginkan lebih dari sekadar kesenangan dan pujian keluarga (dan ingat, tidak ada yang salah dengan kesenangan dan pujian keluarga dan Anda TIDAK HARUS melangkah lebih jauh dari itu jika Anda tidak menginginkan tekanan). Anda ingin melihat nama Anda tercetak.

Apa yang Mungkin Anda Fokuskan:

Keahlian Menulis. Baca buku tentang menulis, ikuti kelas, temukan grup kritik dan saran. Pelajari buku-buku yang Anda sukai dan analisis mengapa Anda menyukainya dan mengapa buku-buku itu berhasil. Pelajari istilah-istilahnya. Sudut pandang, dorongan naratif, struktur kalimat, tujuan, tempo, alur naratif. Pelajari cara menerapkan istilah-istilah tersebut pada karya Anda sendiri. Pahami elemen-elemen dasar yang membentuk sebuah novel dan pelajari cara menggunakannya sebaik mungkin. Kembangkan suara dan gaya Anda. Ikuti beberapa lomba jika Anda suka. Pastikan kontes tersebut sah, bukan sekadar cari duit dari penulis.

Yang Seharusnya Tidak Anda Fokuskan:

Mendapatkan agen atau menerbitkan karya (apakah Anda merasakan tren di sini?). Anda akan merasa bahwa Anda sekarang tahu apa yang Anda lakukan, dan inilah saat banyak penulis langsung terjun. Aku juga begitu. Meskipun Anda mungkin telah mempelajari keterampilan yang dibutuhkan, Anda belum cukup berlatih untuk benar-benar membuat kata-kata Anda “bernyanyi”. Seaneh kedengarannya, jangan mencoba mengedit sesuatu hingga “sempurna” pada tahap ini. Tulis ulang sesuka Anda untuk menerapkan apa yang telah Anda pelajari, tetapi beri diri Anda kebebasan untuk mencoba proyek baru untuk menggunakan keterampilan baru Anda. Ini tidak hanya membantu Anda mengembangkan keterampilan tersebut lebih cepat, tetapi juga menerapkan pola pikir “kalau proyek lama tidak berhasil, beralihlah ke sesuatu yang baru”. Ini akan menyelamatkan Anda dari terus mengerjakan proyek yang sudah lama tidak Anda kerjakan. (Masalah yang sangat umum terjadi pada novel pertama).


4. Tahun Ini, Aku Bertekad untuk Menerbitkan Sesuatu

Anda telah mengembangkan kemampuan menulis Anda, menemukan gaya penulisan Anda, dan tahu apa yang dibutuhkan untuk menulis novel atau cerita pendek. Anda serius untuk mencurahkan waktu dan usaha ke dalam hal ini, dan ingin melihat apakah Anda memiliki kemampuan untuk menjadi penulis profesional.

Apa yang Mungkin Anda Fokuskan:

Sekaranglah saatnya untuk melakukan penyuntingan serius. Ambil proyek terbaik Anda—atau tulis sesuatu yang baru—dan poleslah sebaik mungkin. Baca buku tentang penyuntingan mandiri, ikuti lebih banyak kelas, temukan kelompok kritik yang lebih baik jika Anda sudah tidak cocok lagi dengan kelompok lama. Mulailah meneliti agen, penerbit, platform, media untuk pengajuan karya.

Apa yang Seharusnya Tidak Anda Fokuskan:

Pemasaran karya Anda, atau menghasilkan uang. Anda belum menjual apa pun, jadi jangan khawatir tentang situs web atau nama samaran atau berapa banyak uang yang mungkin Anda dapatkan. Saat ini, Anda sedang menjajaki pasar, mencoba melihat apakah Anda sudah siap.



BERSAMBUNG KE BAGIAN 2

Penulis

3 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Kategori

Terkini

Bab 13. Serangan (Part 1)

Bab 13. Serangan (Part 1)

Pintu

Pintu

Menjadi Penulis: 6 Aturan untuk Sukses dalam Menulis

Menjadi Penulis: 6 Aturan untuk Sukses dalam Menulis

Untuk Mati

Untuk Mati

Cinta Kedua & Terakhir: Bab 45

Cinta Kedua & Terakhir: Bab 45

Antologi KompaK’O

Random image