Post Views: 9 Fiksiana Community, Waktu Indonesia Bagian Ulang Tahun “Bagaimana jika kita beri sedikit bingkisan, Bay?” Bay mengangguk. Bersama mereka meluncur ke dinding tebing. Pedang Na berdesing l...
Post Views: 14 Tepi Telaga, Waktu Indonesia Bagian Cinta. Creng! Creng!Ting tong ting tung ting ting ting. “Bagaimana lengan kirimu, Bay?” “Alhamdulillah telah kembali normal, Na. Walau untuk beberapa...
Post Views: 16 tanyakan pada dunia, apa itu cinta?yang terus mengangkangi tentu bukan cintayang tak harus memiliki jelas tidak cintatapi cinta selalu saja cuma cintaseperti kita yang seringkali cuma k...
1 Post Views: 18 Hanny terus berlari dengan penuh kesungguhan, dengan sesekali memandang heran kepada Aldy, yang berlari mengiringinya sambil tersenyum-senyum pinky sendiri. *** Kuil Partai ...
Post Views: 12 “Kau ingat tebing tepi danau yang berada dekat Lembah Patah Hati?” Christian Kelvin mengangguk. “Kita ke sana sekarang, karena aku masih tersinggung atas penamaan pengarangnya terhadap ...
1 Post Views: 8 Baru setengah jalan Rasva menulis bait pertama, ketika dia merasa tangannya yang memegang pena bergetar hebat. Refleks dia lemparkan pena sekuatnya. Bulu kuduknya meremang tiba-tiba, b...
Post Views: 10 Tanpa terasa setitik sedih mengalir di sudut mata Rasva, mengenang peristiwa paling brutal yang pernah ia buatkan laporan investigasinya, lengkap dengan rekaman foto yang begitu hidup d...
Post Views: 10 kenistaan adalah kinitatkala angan, yang hanya begitu sajamemaksaku untuk melacurkan semuasementara moralsudah jauh-jauh hari menguapdalam retorika ketinggian manusiayang kini, tak lagi...
1 Post Views: 16 Hawa pembunuh yang aneh menyelinap dengan amat mendadak, membuat Bay dan Na saling melontar pandang dengan kening berkerut. Keduanya bangkit dengan sigap, dan mengawasi sekeliling dan...
Post Views: 17 Creng! Creng! Creng! Cring-cring. Demi menghormati nona penolongnya, Bay mencoba berkonsentrasi untuk mengetahui lagu yang di bawakan si nona. Rupanya refrain ‘Susis- Suami Siyeun ...




