Cinta Kedua & Terakhir: Bab 35
“Mas,” ucapnya sambil menoleh ke belakang. Ternyata memang benar Dokter Dana yang memeluknya dari belakang. “Aku kangen banget sama kamu sayang. Bidadari... Baca lebih lanjut.
Cinta Kedua & Terakhir: Bab 34
Setelah berpeluh keringat menyalurkan hasrat mereka, akhirnya mereka kelelahan. Rima mendekap dada Pazel dan berkata dengan suara manjanya. “Aku sudah menyiapkan... Baca lebih lanjut.
Cinta Kedua & Terakhir: Bab 33
Begitu sampai di rumah, Pazel tidak menemukan Rima di ruang tengah. Hanya ada ibunya yang sedang duduk sambil memijat kakinya yang berselonjor di atas sofa. Setelah... Baca lebih lanjut.
Cinta Kedua & Terakhir: Bab 32
Silvia yang melihat kedua orang itu bertengkar seperti anak kecil pun tersenyum dan berkata. “Tidak apa-apa, Om. Ayah. Aku malah senang di perhatikan oleh dua... Baca lebih lanjut.
Cinta Kedua & Terakhir: Bab 31
Silvia heran, karena bau parfum orang yang ada di depannya sama persis dengan parfum yang dipakai Dokter Dana. Perlahan orang itu menurunkan bunga dari wajahnya.... Baca lebih lanjut.
Cinta Kedua & Terakhir: Bab 30
1 Setelah sampai di butik Boby, Dokter Dana langsung pulang. Silvia tidak mau diantar sampai ke dalam. Boby menghampiri Silvia yang masih berdiri di depan butiknya.... Baca lebih lanjut.
Cinta Kedua & Terakhir: Bab 29
1 “Dok. Sudah sore. Aku balik dulu, ya?” Waktu terasa sangat cepat. Padahal Silvia baru saja bermain dengan Kaila. Andai saja dia tidak ada janji dengan ayahnya... Baca lebih lanjut.
Cinta Kedua & Terakhir: Bab 28
“Ibu!” teriak Pazel terdengar bersamaan dengan suara dentuman keras. Silvia melihat ke belakang. Orang-orang yang ada di sekitar pelaminan itu terlihat berlari... Baca lebih lanjut.
Cinta Kedua & Terakhir: Bab 27
Dua rumah dari lokasi pesta mobil mereka berhenti. Acara di selenggarakan di jalan depan rumah Pazel. Para tamu undangan sudah tampak berlalu lalang. Silvia dan... Baca lebih lanjut.
Cinta Kedua &Terakhir: Bab 26
Sesampainya di rumah, Silvia langsung menuju kamarnya di lantai atas. Dia berusaha memejamkan mata dengan berbaring di tempat tidur. Meski begitu, dia tidak bisa... Baca lebih lanjut.
